Laporan Akhir modul 3
LAPORAN AKHIR
HUKUM OHM, MESH (MODUL 3)
Nama : Rasya Julian Putra
No BP : 2510952036
Tanggal Praktikum : 19/05-2026
Asisten : M. Aulia Jabbarr
Yosep Salvador Sitompul
1. Hukum Ohm
| R terbaca | V | I | V Tehitung | I Terhitung |
|---|---|---|---|---|
| 560 Ω | 4,95 V | 0,00037 A | 0,2072 V | 0,0088 A |
| 1k Ω | 4,96 V | 0,00037 A | 0,37 V | 0,0049 A |
| 1k2 Ω | 4,96 V | 0,00037 A | 0,44 V | 0,0041 A |
2. Teorema Mesh
1. Hukum Ohm
• Buatlah rangkaian seperti gambar di bawah
2. Teorema Mesh
• Buatlah rangkaian seperti gambar rangkaian di bawah
-Hukum OHM
1. Bandingkan nilai resistansi terbaca dan perhitungan !
| R terukur (Ω) | R perhitungan (Ω) |
|---|---|
| 560 | 133.284 |
| 1.000 | 13.4054 |
| 12.00 | 13.4054 |
-Hukum Kirchoff
1. Jika salah satu resistor pada cabang diperbesar nilainya, bagaimana pengaruhnya terhadap pembagian arus di setiap cabang?
Jawab:
Jika salah satu resistor pada cabang diperbesar nilainya maka arus yang mengalir melalui cabang tersebut akan menurun. Menurut Hukum Ohm nilai arus berbanding terbalik dengan resistansi, maka apabila cabang memiliki nilai resistansi yang besar maka akan memiliki nilai arus yang mengalir lebih kecil apabila nilai resistansi kecil maka nilai arus yang mengalir lebih besar. Jadi pengaruh terhadap percabangan, setiap cabang akan berkurang nilai arus yang keluar atau masuk.
2. Apakah jumlah aljabar tegangan dalam satu loop tertutup sama dengan nol berdasarkan hasil percobaan?
Jawab:
Σε - ΣIR = 0
4.95 - (0.00037.560) = 0
4.95 - 0.2072 = 0
4.7428 ≠ 0
Maka tidak sesuai dengan hukum KVL. Hal tersebut bisa terjadi dikarenakan adanya resistansi dari sumber, resistansi setiap komponen, ketidakstabilan sumber tegangan dan juga pengaruh suhu. Hal tersebut membuat hukum KVL tersebut tidak sesuai.
-Mesh
1. Bandingkan nilai arus hasil perhitungan metode mesh dengan arus hasil pengukuran. Apakah terdapat perbedaan? Jelaskan.
Jawab:
Berdasarkan hasil percobaan, nilai arus hasil perhitungan metode mesh dengan arus hasil pengukuran sudah hampir sama, akan tetapi terdapat selisih nilai yang tidak terlalu jauh, hal tersebut bisa terjadi diakibatkan adanya kelititian alat ukur, hambatan pada tiap komponen, suhu lingkungan, dan toleransi resistor.
2. Apa keuntungan menggunakan metode mesh dibandingkan metode analisis biasa pada rangkaian yang kompleks?
Jawab:
Keuntungan utama menggunakan metode mesh pada rangkaian kompleks adalah efisiensi dalam jumlah persamaan yang harus diselesaikan. Metode ini bekerja dengan mendefinisikan arus loop sebagai variabel utama, sehingga jumlah persamaan yang dihasilkan hanya sebanyak jumlah loop dalam rangkaian. Hal ini jauh lebih ringkas dibandingkan metode analisis biasa dengan hukum Kirchhoff Arus (KCL), yang bisa menghasilkan lebih banyak persamaan karena harus mempertimbangkan setiap simpul. Selain itu,metode mesh sangat sistematis untuk rangkaian planar dan lebih mudah digunakan ketika rangkaian memiliki banyak sumber tegangan, karena langsung memanfaatkan hukum Kirchhoff Tegangan (KVL). Dengan demikian, metode mesh mampu mengurangi kompleksitas aljabar, mempercepat proses analisis, dan memberikan hasil yang lebih terstruktur pada rangkaian yang kompleks.
3. Mengapa pada resistor yang berada di antara dua mesh, arusnya merupakan selisih dua arus mesh
Jawab:
Resistor yang berada di antara dua mesh akan dilalui oleh arus dari kedua loop tersebut. Dalam metode mesh, setiap loop didefinisikan memiliki arus sendiri, sehingga pada cabang yang menjadi jalur bersama, arus aktual yang mengalir adalah hasil perbedaan dari kedua arus mesh. Hal ini terjadi karena arus dari mesh pertama masuk dari satu sisi, sedangkan arus dari mesh kedua masuk dari sisi berlawanan. Akibatnya, arus yang benar-benar melewati resistor bukanlah jumlah keduanya, melainkan selisih antara arus mesh tersebut.
Laporan Akhir (link)
Video percobaan hukum Ohm (link)
Video percobaan Teorema Mesh (link)
Komentar
Posting Komentar